Rabu, 08 Oktober 2014

INI ALASAN WARISAN BUDAYA INDONESIA SELALU DIKLAIM MALAYSIA

Seringkali negara jiran Malaysia mengklaim warisan budaya Indonesia menjadi miliknya. Salah satu alasan klaim dilakukan negara lain karena pemerintah Indonesia rendah melakukan pencatatan warisan budaya benda dan warisan budaya tak benda.  

Arkeolog UI Supraktino Rahardjo menyarankan perlunya melakukan pencatatan warisan budaya benda dan warisan budaya tak benda.

"Pencatatankan itu akan menjamin itu memang punya kita. Jadi kalau pencatatan yang penting ada catatannya ada dokumennya gambarnya, nomor segala macam. Ini terutama untuk cagar budaya yang benda,"kata Supratikno dalam Sosialisasi Pencatatan Warisan Budaya Tak Benda Indonesia di Jakarta, Jum'at (23/11).

Supratikno juga menyoroti sistem kearsipan untuk pencatatan warisan budaya Indonesia yang masih belum baik. 

"Saya kira mungkin kita pernah mencatat tapi kita tidak bagus dalam kearsipan. Itu yang menjadi tantangan kita, pengarsipan kita lemah sekali,"jelasnya. Toko baju batik betawi

"Tidak ada mekanisme kalau terjadi perubahan-peruibahan institusional terhadap barang ini, ini kan kekayaan yang sudah dirawat segala macam dan itu bisa hilang begitu saja, terus kita mulai dari awal lagi, kita menghabisakan waktu, energi dan uang. Sebenarnya kita bisa lebih baik dari pada itu,"tambahnyaa. 

Selain itu, pemerintah juga harus melakukan pencatatan warisan kuliner Indonesia. Agar sejarah ragam masakan asli Indonesia mempunyai dokumen.  

"Kalau kita tidak punya dokumen tentang itu bagaimana kita yakin itu punya kita bahwa kita itu peduli. Kalau misalnya dulu batik, reog segala macam diklaim ini karena kita tidak punya dokumennya. Sekarang bagaimana orang kita pindah ke negara lain, ini masalah lagi kan. Ini semacam warisan bersama jadinya. Hal-hal ini harus diatasi, itulah pekerjaan pemerintah untuk mengatasi persoalan-persoalan seperti ini,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar